De Stijl

adalah nama sebuah majalah seni di Belanda yang terbit antara tahun 1917-1931. Tokoh utama pendirinya adalah Piet Mondrian. De Stijl adalah aliran seni yang tidak representasional, tidak ilustratif ataupun naratif. De Stijl menggunakan bentuk-bentuk geometris dengan susunan konstruksi yang sangat teknis. Dilihat dari bentuknya yang demikian De Stijl dapat disebut sebagai bagian dari aliran/gerakan seni Eropa yang dinamakan Konstruktivisme.

Pada awalnya Mondrian yang banyak dipengaruhi oleh Kubisme-nya Picasso. Namun Kubisme tidak mengembangkan abstraksi secara optimal sebagaimana yang diinginkan Mondrian: “ the espression of pure reality” ( Fachereau, 1994:20). Ini yang menyebabkan Mondrian mengembangkan sendiri abstraksi dengan menghilangkan berbagai garis lengkung sehingga tersisa garis vertical dan horizontal. Gaya ini yang disebut sebagai Neo-Platisisme.

Neo-Platicism adalah sebuah gaya dalam De-Stijl yang menekankan kelenturan bidang dengan cara memanfaatkan garis vertikal-horisontal dan warna (biru-merah-kuning dan hitam putih). Mondrian mulai menggunakan istilah ini tahun 1920. Salah satu karya terkenalnya adalah Compasition with Red, Yellow, Blue and Black (1921). Lukisan ini adalah salah satu dari sekian banyak rangkaian karya-karya lukisnya yang terdiri dari bidang dan garis vertikal-horisontal berwarna merah, biru, kuning, hitam dan putih. Berdasarkan lukisan-lukisan Mondrian ini, seorang arsitek Belanda yang diilhami oleh gaya lukisan Mondrian adalah Gerrit Rietvield. Rietvield merancang sebuah rumah untuk seorang yang bernama Schroder. Rumah beserta interior dan kursinya memiliki bentuk dan warna berdasarkan lukisan Mondrian. Rumah tersebut kemudian terkenal dengan sebutan berdasarkan nama pemiliknya : “Schroder House” dan kursi rancangannya dinamakan “Red/blue Chair” (1918-1923)

—–dikutip dari buku Tinjauan Desain, Dari Revolusi Industri hingga Posmodern—-

Gaya yang berasal dari Belanda, De Stijl adalah suatu seni dan pergerakan disain yang dikembangkan sebuah majalah dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg. De Stijl menggunakan bentuk segi-empat kuat, menggunakan warna-warna dasar dan menggunakan komposisi asimetris. De Stijl atau dalam Bahasa Inggris the style adalah gerakan seni di sekitar tahun 1920an. Konsep ini berkembang seiring terjadinya perang dunia pertama yang berlarut-larut. Komunitas seni de Stijl kemudian berusaha memenuhi keinginan masyarakat dunia mengenai sistem keharmonisan baru di dalam seni.

Konsep ini diwujudkan dalam pemikiran utopia. Mereka mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi campur tangan bentuk dan kekayaan warna semaksimal mungkin. Komposisi visual disederhanakan menjadi hanya bidang dan garis dalam arah horisontal dan vertikal, dengan menggunakan warna-warna primer seperti merah, biru, dan kuning di samping bantuan warna hitam dan putih.

Dalam kebanyakan karya seni, garis vertikal dan horisontal tidak secara langsung bersilangan, tetapi saling melewati satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dari lukisan Mondrian, Rietveld Schröder House, dan Red and blue chair.

Pengaruh dan perkembangan

Konsep de Stijl banyak dipengaruhi filosofi matematikawan M. H. J. Schoenmaekers. Piet Mondrian, kemudian mempublikasikan manifes seni mereka Neo-Plasticism pada tahun 1920, meskipun istilah ini sebenarnya sudah digunakan olehnya pada 1917 di Belanda dengan frase Nieuwe Beelding. Pelukis Theo van Doesburg kemudian mempublikasikan artikel De Stijl dari 1917 hingga 1928, menyebarkan teori-teori kelompok ini. Perupa de Stijl antara lain pematung George Vantongerloo, dan arsitek J.J.P. Oud dan Gerrit Rietveld.

Pada dasarnya aliran de Stijl hanya bergerak dalam dunia lukis. Sebab bagaimanapun konsep de Stijl adalah abstraksi secara ideal komposisi warna dalam bentuk dua dimensi, walaupun kemudian juga menghasilkan kesan ruang. Pemanfaatannya sangat banyak di dalam interior dan arsitektur. namun seperti yang ditulis oleh Piet Mondrian bahwa de Stijl tetaplah sebuah konsep ideal dalam dua dimensi. Meskipun Theo van Doesburg berusaha keras memperjuangkan pengaplikasiannya dalam dunia arsitektur, de Stijl tetaplah hanya menjadi bahan pertimbangan dalam pengolahan bidang-bidang warna, bukan arsitekturnya sendiri.

de Stijl meredup seiring perpecahan di antara Theo van Doesburg yang aplikatif dan Piet Mondrian yang teoritis. Hingga akhirnya majalah de Stijl terakhir kali terbit untuk mengenang kematian Theo van Doesburg.



Seniman yang terlibat dalam gerakan de Stijl

Piet Mondrian (18721944)

Theo van Doesburg (18831931)

Ilya Bolotowsky (19071981)

Marlow Moss (18901958)

Amédée Ozenfant (18861966)

Max Bill (19081994)

Jean Gorin (18991981)

Burgoyne Diller (19061965)

Georges Vantongerloo (18861965)

Gerrit Rietveld (18881964)

 

compo.jpg

 

“Card Players,” oil painting by De Stijl artist Theo van Doesburg, 1917;
in the collection of the Haags Gemeentemuseum, The Hague

dsc01111.jpg

Salah satu pengaplikasian aliran de-stjil pada visualisasi fashion.

01042008984.jpg

De-stjil dalam salah satu interior ruangan

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.